Selamat Datang di AgroInfoLembata

LEMBATA MAJU, LESTARI DAN BERDAYA SAING

SELAMAT DATANG
πŸ“’ INFO TERKINI AGROINFOLEMBATA: Harga jagung pipilan kering stabil di Rp 5.500/kg. Petani disarankan menahan penjualan hingga akhir bulan. Varietas PIONER 88 tahan kekeringan.

🌽 Gapoktan Bungamuda Siap Tanam Jagung, Targetkan Periode November 2025 - Maret 2026

 

Latsar 2025
Gambar:Sosialisasi Latsar 2025


Lembata_12/11/25 – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bungamuda dilaporkan telah mematangkan persiapan untuk memulai musim tanam jagung pada periode tanam November 2025 hingga Maret 2026. Persiapan ini mencakup penyiapan lahan dan memastikan ketersediaan benih berkualitas untuk mencapai hasil panen yang optimal.

Pengawasan Mutu sebagai Kunci Sukses

Kesiapan Gapoktan Bungamuda ini mendapat perhatian khusus dari pihak pengawas mutu. Charles Paokuma, yang saat ini menjabat sebagai Pengawas Mutu Hasil Pertanian, menekankan pentingnya kualitas input pertanian. Wawancara ini dilakukan di sela-sela kegiatan Latihan Dasar (Latsar) CPNS 2025 Golongan III Angkatan 244.

"Gapoktan Bungamuda menunjukkan komitmen yang tinggi. Fokus kami saat ini adalah memastikan bahwa benih yang akan digunakan Gapoktan ini telah melewati standar mutu yang ketat," ujar Charles Paokuma.

Ia menambahkan, pengawasan mutu tidak hanya berhenti pada benih, tetapi juga mencakup aspek lain. "Kami memastikan petani menerapkan praktik budidaya yang baik (GAP), mulai dari pengolahan lahan hingga penentuan waktu tanam yang tepat. Mengingat periode tanam ini berada di masa transisi musim, manajemen air dan antisipasi hama menjadi sangat krusial," jelasnya.


Gapoktan Bungamuda
Gambar: Kegiatan Sosialisasi di gapoktan Bungamuda

Strategi Tanam dan Target Produktivitas

Gapoktan Bungamuda menargetkan peningkatan produktivitas jagung di lahan mereka. Melalui penerapan teknologi pertanian yang efisien dan pemilihan varietas unggul yang sesuai dengan kondisi agroklimat lokal, mereka berharap dapat mencapai target panen yang lebih tinggi dibandingkan musim sebelumnya.

Charles Paokuma menekankan bahwa keberhasilan program tanam ini akan menjadi indikator penting bagi ketahanan pangan lokal. "Dukungan penuh dari pengawas mutu hasil pertanian, terutama dalam aspek pendampingan teknis dan pengawasan, sangat diperlukan agar Gapoktan Bungamuda dapat merealisasikan target panen mereka secara maksimal," pungkasnya.


Penulis: [AgroInfoLembata]

Tanggal: [12/11/2025]

Bagikan Artikel Ini:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Memuat Kartu Postingan Terbaru...